Game Beyond Good & Evil Diadaptasi Oleh Netflix!


 THR melaporkan bahwa sutradara Rob Letterman akan mengarahkan film adaptasi Beyond Good & Evil untuk Netflix. Laporan tersebut menyatakan bahwa filmnya sedang dalam tahap pengembangan awal, dan mereka sedang mencari penulis yang tepat untuk menggarap naskahnya. Jason Altman dan Margaret Boykin dari Ubisoft & Television akan memproduseri film ini. Filmnya sendiri akan menjadi gabungan antara live-action dan juga animasi.

Letterman bisa dibilang merupakan pilihan terbaik untuk menangani film Beyond Good & Evil. Dia telah membuktikan dirinya mampu menangani film adaptasi video game dengan sangat baik sebelumnya yaitu Detective Pikachu. Beyond Good & Evil tentunya menjadi salah satu video game yang sangat cocok untuk diadaptasi ke dalam dunia cinematic. Ada beberapa karakter yang sangat disukai dalam Beyond Good & Evil, dan tentunya Beyond Good & Evil memiliki cerita yang sangat menarik.


Namun karena Netflix menggunakan gambar Beyond Good & Evil 2 dalam pengumuman mereka di Twitter, dan bukan gambar Jade, maka bisa jadi filmnya akan mengadaptasi game prekuelnya. Netflix juga menggambarkannya sebagai “petualangan bajak laut” yang semakin mengindikasi bahwa filmnya akan mengadaptasi game prekuelnya, karena deskripsi itu sejalan dengan apa yang diketahui tentang plot Beyond Good & Evil 2. Mudahan-mudahan aja Geeks Netflix akan segera mengumumkan detail ceritanya lebih lengkap.

Buat kalian yang belum mengetahui apa itu game Beyond Good & Evil, game tersebut dirilis pada tahun 2003 dan dikembangkan oleh Ubisoft. Beyond Good & Evil adalah sebuah game aksi petualangan. Gamenya mengambil latar di sebuah planet bernama Hyllis, di mana perang terus berlanjut melawan invasi alien. Karakter protagonist dalam game tersebut adalah seorang jurnalis foto bernama Jade. Di awal permainan, Jade direkrut oleh kelompok pemberontak. Dengan kameranya, Jade berjuang untuk mengungkap kebenaran tentang apa yang terjadi.

Game Beyond Good & Evil Diadaptasi Oleh Netflix!

Liputan Bioskop 88 Reply 17:26

  Game Beyond Good & Evil Diadaptasi Oleh Netflix!  THR melaporkan bahwa sutradara Rob Letterman akan mengarahkan film adaptasi Beyond G...

Trailer Mandalorian Season 2 Sebut Eksistensi Jedi

Liputan Bioskop 88 Reply 08:16

 Trailer Mandalorian Season 2 Sebut Eksistensi Jedi  Trailer Mandalorian Season 2 secara resmi telah rilis. Seperti yang sudah diprediksi s...

 Update Terbaru dari Serial She-Hulk!


 Serial She-Hulk dikabarkan telah mendapatkan sutradara baru. Menurut Deadline, sutradara Kat Coiro sedang dalam tahap negosiasi untuk mengarahkan beberapa episode dari serial She-Hulk untuk Disney+. Selain sebagai sutradara, Coiro juga dikabarkan akan menjadi produser eksekutif dalam serial tersebut. Sementara itu penulis naskah Rick and Morty yaitu Jessica Gao telah ditunjuk untuk menulis naskah serialnya.

Serial She-Hulk hanyalah salah satu dari banyak serial Marvel Studios yang saat ini tengah dikerjakan. Disney+ sendiri nantinya akan menampilkan beberapa serial lain seperti Falcon and Winter Soldier, WandaVision, dan Loki. Ketiga serial tersebut telah memulai masa produksinya, sementara untuk serial She-Hulk, masih belum diketahui kapan Marvel Studios akan mulai memproduksinya.


Tentunya Coiro memiliki tugas yang tidak mudah dalam menangani serial She-Hulk, karena ia harus mencari aktris yang cocok untuk memerankan karakter utama yaitu She-Hulk. Dalam versi komik, She-Hulk pertama kali diciptakan oleh Stan Lee, dan sosok dibalik She-Hulk adalah Jennifer Walters, seorang pengacara sekaligus sepupu bagi Bruce Banner alias Hulk. Karena transfusi darah yang Walters terima dari Banner, Walters pun lantas mendapatkan kekuatan Hulk.

Namun tak seperti Hulk, saat Waltes berubah menjadi She-Hulk, Walters masih tetap bisa menjaga kecerdasannya dan emosinya. Jadi dapat dikatakan bahwa She-Hulk menjadi versi Hulk yang paling “ramah”. Selain menghadirkan karakter baru, serial She-Hulk juga akan menghadirkan karakter lama. Aktor Mark Ruffalo telah mengonfirmasi sebelumnya bahwa ia akan muncul dalam serial She-Hulk untuk memerankan kembali Hulk.

Sayangnya, Ruffalo masih merahasiakan informasi lain terkait proyeknya. Tidak ada informasi lainnya yang diberikan oleh Ruffalo, termasuk apakah Hulk akan menjadi sekedar bintang tamu, cameo, atau menjadi reguler dalam series tersebut. Di film Avengers: Endgame kita melihat Banner dan Hulk sudah menyatu dalam bentuk Smart Hulk atau Professor Hulk, yang bisa jadi Ruffalo akan kembali dengan form tersebut jika memang akan tampil di serial She-Hulk.

Update Terbaru dari Serial She-Hulk!

Liputan Bioskop 88 Reply 11:37

 Update Terbaru dari Serial She-Hulk!  Serial She-Hulk dikabarkan telah mendapatkan sutradara baru. Menurut Deadline, sutradara Kat Coiro s...

 Sam dan Bucky Miliki Kostum Baru di Falcon and Winter Soldier!


 Penampilan baru dari Falcon dan Winter Soldier telah terungkap dalam sebuah foto resmi serial Falcon and Winter Soldier. Foto tersebut dibagikan di akun Instagram Sebastian Stan. Dalam postingan tersebut, Sebastian Stan menuliskan sebuah caption bahwa mereka telah melakukan sosial distancing sejak November ’19’. Baik Falcon dan Winter Soldier, mereka sama-sama mengenakan kostum baru, yang belum pernah mereka gunakan sebelumnya.

Namun ada yang menarik dari kostum Winter Soldier, karena sepertinya, kostum miliknya tak mengalami perubahan yang signifikan. Ketika serial Falcon and Winter Soldier dimulai, Sam tidak langsung menjadi Captain America. Malahan, dia masih berlatih, dan pemerintah AS punya pilihannya sendiri dengan pengganti Steve Rogers sebagai Captain America. Walau Sam tidak didukung oleh pemerintah AS, namun, Sam tetap mendapat dukungan dari Steve Rogers dan Bucky.


Aktor Anthony Mackie yang memerankan Falcon juga pernah berbicara tentang betapa pentingnya orang kulit hitam mengambil alih gelar Captain America, dan semoga serial Falcon and Winter Soldier akan memperlihatkannya. Tentunya karena Sam akan melanjutkan gelar Captain America setelah Steve Rogers, banyak yang berharap agar Steve Rogers kembali muncul, walau hanya sebagai cameo. Namun tahun lalu, pemeran Steve Rogers yaitu Chris Evans telah memastikan bahwa ia tak akan muncul dalam serial tersebut.

Evans pun menjamin bahwa dirinya tidak akan pernah muncul sebagai Captain America ataupun Steve Rogers di film-film MCU yang akan datang. Ending Avengers: Endgame memastikan bahwa Sam akan memulai babak baru sebagai penerus Captain America, dan Marvel Studios tak ingin merusak momen tersebut dengan munculnya Evans sebagai cameo Steve Rogers. Tapi walau Evans mengkonfirmasi bahwa ia tak akan hadir dalam berbagai film MCU di masa depan, tetapi selalu ada kemungkinan bahwa Evans akan memiliki suatu peran sebagai cameo dan ia hanya merahasiakannya.

Sam dan Bucky Miliki Kostum Baru di Falcon and Winter Soldier!

Liputan Bioskop 88 Reply 11:13

 Sam dan Bucky Miliki Kostum Baru di Falcon and Winter Soldier!  Penampilan baru dari Falcon dan Winter Soldier telah terungkap dalam sebua...

 Mengapa Dominic Toretto Pergi ke Luar Angkasa?


 Fast and Furious 9 (F9) akan menjadi film yang paling besar dan paling heboh dari seluruh series Fast and Furious. Hal ini dikarenakan konflik yang akan ditampilkan oleh Dominic Toretto bukan lagi terjadi di bumi, melainkan juga sampai ke bulan. Mungkin film tersebut terinspirasi dari film James Bond. Tentunya cerita tentang pengalaman Dom pergi ke bulan akan menjadi yang pertama kali terjadi di franchisenya.

Fast and Furious 9 sendiri awalnya dijadwalkan akan dirilis pada 2020 sekarang, namun kemudian jadwalnya diundur karena adanya pandemi Corona. Namun, sampai sejauh ini masih belum diketahui detail plot dari filmnya sendiri. Yang pasti, kabarnya film ini akan menghadirkan cerita Dom pergi ke bulan.

Fast and Furious 9 Pergi ke Bulan


Setelah cukup lama absen, akhirnya Justin Lin kembali menjadi sutradara Fast and Furious, dengan proyek terbarunya menjadi sutradara film kesembilan. Settingnya sendiri dikabarkan akan melanjutkan apa yang terjadi di The Fate of the Furious, dimana Dom harus berhadapan dengan sosok kriminal bernama Cipher. Dom sendiri sudah memutuskan untuk pensiun demi hidup tenang bersama keluarganya.

Dom dan Letty pensiun untuk kemudian membesarkan anak Dom. Sayangnya, masa pensiun tersebut harus terganggu dengan kehadiran dari saudara kandung Dom, Jakob Toretto. Diketahui Jakob justru bekerja sama dengan Cipher mengacaukan dunia. Karena itulah Dom tidak memiliki pilihan lain selain berkumpul bersama adiknya, Mia, dan seluruh keluarga lain yaitu Ramsey, Tej, dan Roman. Yang mengejutkan adalah di F9 nanti sosok Han akan kembali. Dan juga tentunya kabar bahwa mereka akan pergi ke luar angkasa.

Rumor mengenai cerita F9 yang akan pergi ke luar angkasa kemudian “dikonfirmasi” oleh Michelle Rodriguez dalam wawancaranya dengan The Jess Cagle Show. Dalam wawancara tersebut Rodriguez seolah mengkonfirmasi kabarnya – meskipun kita belum mengetahui apakah dia benar-benar mengkonfirmasi kabarnya atau hanya sekedar bercanda – dan mengatakan bahwa bukan dia yang akan pergi.

Mobil Roket Jadi Kendaraan Dom


Petunjuk pertama yang memberikan sinyal bahwa F9 akan menghadirkan perjalanan ke luar angkasa muncul di trailer perdananya. Dalam trailernya, ada beberapa mobil baru yang diperkenalkan. Namun, diantara mobil-mobil baru tersebut ada mobil yang cukup mencolok dan menarik perhatian. Mobilnya sendiri bermerk Pontiac Fiero, dan tidak banyak perubahan yang diberikan pada mobil ini, kecuali pada bagian belakang yang dipasang mesin roket.

Mobil bermesin roket ini diperlihatkan dikendarai oleh Roman. Mobil tersebut kemungkinan dibangun oleh Earl dan Sean, dan apa yang diperlihatkan di trailernya sepertinya mobil tersebut sedang dalam mas uji coba atau pengujian. Mobil tersebut benar-benar jauh lebih kencang daripada mobil-mobil dengan NOS yang bisa kita lihat di seriesnya.

Bisa jadi mobil Pontiac tersebut adalah purwarupa dari kendaraan yang akan digunakan oleh Dom untuk pergi ke luar angkasa. Dom mungkin akan memerintahkan sebagian krunya untuk membangun mobil tersebut, sementara dia menghadapi Jakob dan Cipher.

Mengapa Dom Pergi ke Luar Angkasa?


Inilah yang kemudian menjadi pertanyaan besar dalam kabar ini. Seperti yang disebutkan di atas, dalam wawancara Rodriguez perihal masalah pergi ke bulan dia menyatakan bahwa dia “tidak cukup beruntung untuk bisa pergi ke luar angkasa”. Artinya memang sedari awal misi tersebut hanya bisa dilakukan oleh satu orang, yang tidak lain adalah misi untuk Dom.

Kemungkinan ceritanya sendiri mirip dengan cerita Moonraker yang dirilis pada 1979. The Fate of the Furious sudah memperkenalkan kita dengan cerita tentang pembajakan misil dan kapal selam. Tentunya ada banyak cara bagi Cipher dan Jakob untuk membuat dunia berada dalam bahaya. Mungkin Cipher bisa mengendalikan semacam senjata super atau satelit yang ada di luar angkasa.

Karena Jakob adalah saudaranya, Dom mungkin akan terpanggil untuk menghentikan aksi saudaranya tersebut. Moonraker sendiri memiliki kisah yang sama, berfokus pada James Bond yang pergi ke luar angkasa setelah dia menginvestigasi pencuri kapal ulak alik. Kapal tersebut kemudian dibajak untuk menjadi bagian dari rencana penghancuran populasi dunia, demi menciptakan sebuah populasi manusia yang baru.

Memang cakupan cerita F9 nanti mungkin tidak akan sebesar Moonraker, tapi ancaman yang membahayakan umat manusia mungkin akan ditampilkan dalam filmnya. Kita nantikan saja ya Geeks apakah F9 nanti memang akan menghadirkan cerita Dom pergi ke bulan atau ini hanya sekedar trik marketing saja.

Mengapa Dominic Toretto Pergi ke Luar Angkasa?

Liputan Bioskop 88 Reply 19:08

 Mengapa Dominic Toretto Pergi ke Luar Angkasa?   Fast and Furious 9 (F9) akan menjadi film yang paling besar dan paling heboh dari seluruh ...

 Bagaimana Cara Transformers Dilahirkan?


 Meskipun Transformers adalah robot, nyatanya bagaimana mereka bisa lahir atau bereproduksi tidaklah semudah seperti membangun sebuah robot pada umumnya. Pertanyaan tentang bagaimana robot-robot Transformers bisa lahir tentunya menjadi pertanyaan besar banyak orang, dan franchisenya sendiri ternyata memiliki berbagai penjelasan dari kontinuitas yang berbeda.

Meskipun ada penjelasan yang cukup simpel dan mudah dipahami, ada juga penjelasan yang melibatkan unsur mistis dan relijius. Dan berikut adalah berbagai cara para Transformers lahir dri masa ke masa.

Membangun Robot

Cara yang paling simpel dari paling mudah sebuah Transformers bisa lahir adalah dengan membangun robot lainnya. Dalam artinya membangun seperti yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diperlihatkan dalam musim pertama series Generation 1 yang tayang pada 1984. Kartunnya sendiri memperlihatkan bagaimana Autobots membangun Dinobots setelah mereka penasaran tentang dinosaurus yang ada di bumi.

Hal yang sama juga dilakukan ketika mereka membangun Grimlock, pemimpin Dinobots di musim ketiga. Dengan kecerdasan yang dia miliki, dia bisa membangun Technobots dengan mudah. Namun, tentunya seiring berjalannya waktu dan lebih modernnya cerita, semuanya pun berubah menjadi kompleks. Tapi, sejauh ini, inilah cara paling masuk akal dan simpel bagaimana Transformers lahir.

Konsep Mistik


Konsep cerita Transformers kemudian berkembang menjadi lebih rumit saat mereka mulai memasuki era modern. Sebuah/seorang Transformers akan memerlukan masukan energi dari sebuah objek kuno yang sangat kuat untuk bisa hidup. Transformers pertama yang lahir dari cara ini adalah sang superkomputer, Vector Sigma. Cara ini kemudian digunakan oleh Megatron untuk menghidupkan Stunticons.

Dalam seri Beast Wars pada 1996, Transformers kemudian dijelaskan memiliki Sparks, yang mana Sparks adalah sebuah benda yang menjadi sumber kehidupan para Transformers yang berada di bagian dada mereka. Sama seperti jantung pada diri manusia. Kemudian ada sebuah subsequent retcons terjadi dimana Victor Sigma hidup dengan menggunakan Sparks milik Primus.

Victor Sigma kemudian diperlihatkan menjadi pencipta dari Spark para robot, dan memberikan mereka kehidupan. Uniknya, sejak saat itu, para fans mulai diperkenalkan sebuah konsep dimana para Transfomers berkembang dari mulai cairan berbentuk proton, yang memiliki Sparks di dalamnya, sampai kemudian tumbuh dan memiliki bentuk permanen. Konsep ini seolah menggambarkan para Transformers tumbuh mulai dari bentuk zigot, bayi, sampai kemudian lahir sebagai bentuk dewasa.

Baru pada seri Robots in Disguise yang tayang pada tahun 2000 dan Transformers: Animated yang tayang pada 2008, cerita origin para Transformers diperjelas meskipun konsep sparks dan protoforms tetap dipertahankan. Dalam series Animated, mereka juga memperkenalkan Allspark versi mereka sendiri, meskipun secara bentuk dan narasi lebih mirip dengan Matrix of Leadership dalam cerita komik dan kartun orisinalnya.

Kekuatan dari Allspark bisa mengubah teknologi yang ada di bumi menjadi Spark yang bisa menghidupkan para Transformers, meskipun para Transformers yang lahir nantinya memiliki kecerdasaran yang bervariasi seperti di filmnya. Kebanyakan para Tranformers yang muncul dalam cerita franchise ini berasal dari protoform sebelum kemudian mereka mendapatkan sparks mereka sendiri melalui cahaya Matrix Chamber.

Cerita dari seri Transformers: Prime memberikan versinya sendiri. Dalam versi series Prime, spark dari protoform bisa dihasilkan/diambil dari Well of Allsparks, yang tercipta akibat pembunuhan Solus Prime. Tubuh Solus Prime kemudian menyatu dengan inti Cybertron, seperti ketika Primus berhasil mengalahkan Unicron dan kemudian tubuhnya menyatu dengan Cybertron, dan para Transformers pun lahir.

Dalam cerita Transformers: Cyberverse, mereka memiliki versi cerita Allspark yang sama seperti film layar lebar. Megatron sendiri berencana untuk menggunakan Allspark tersebut untuk menciptakan pasukan Decepticons, yang kemudian hal tersebut menjadi alasan bagi Optimus Prime untuk mengirimkan Allspark tersebut ke bumi. Konsep dan juga ceritanya kembali digunakan dalam Transformers: War for Cybertron Trilogy – Siege.

Bertelur


Dalam film Transformers Revenge of the Fallen yang dirilis pada 2009, kita diperkenalkan oleh sebuah konsep baru yang cukup aneh dari para Transformers yaitu hathlings atau bertelur. Robot-robot kecil tersebut akan menetas dari cangkang sebelum kemudian tumbuh besar. Tidak dijelaskan bagaimana mereka bisa tumbuh menjadi seukuran para Transformers dan jika dilihat dari film dan juga concept art yang ada, sepertinya cara ini hanya berlaku pada Decepticons saja.

Sama seperti elemen lainnya dalam series film Transformers lainnya, teknik ini tidak menjadi teknik lahir Transformers yang tetap yang kemudian muncul di kontinuitas film lainnya. Meskipun teknik “melahirkan” ini sebenarnya penting, sayangnya kita tidak pernah mendapatkan penjelasan secara rinci dan utuh di filmnya.

Kloning


Selain membangun Transformers, cara membuat Transformers yang masuk akal dan juga simpel lainnya adalah dengan cara melakukan kloning. Teknik ini juga sudah digunakan dalam series Generation 1. Dalam ceritanya Spark yang ada dalam tubuh para Transformers bisa terbelah menjadi dua bagian, baik secara disengaja atau melalui sebuah peristiwa yang tidak disengaja.

Hasil dari kloningnya biasanya akan sesuai dengan robot sebelumnya, meskipun bisa juga berbeda. Contoh nyata Tranformers yang lahir dari teknik kloning adalah Fastlane dan Cloudraker, juga Wingspan dan Pounce. Contoh yang paling baru juga diperlihatkan oleh Starscream dalam Transformers: Animated dan Transformers: Prime, dimana dia akan secara sadar menanamkan desainnya sendiri dan juga jumlah protoforms, dengan berbagai bentuk dan hal lainnya, untuk kemudian diciptakan kloning dirinya.

Bagaimana Cara Transformers Dilahirkan?

Liputan Bioskop 88 Reply 09:34

 Bagaimana Cara Transformers Dilahirkan?  Meskipun Transformers adalah robot, nyatanya bagaimana mereka bisa lahir atau bereproduksi tidakl...

 Avengers Endgame Jadi Sebab Kemunculan Kang, Kok Bisa?



 Dalam film Avengers: Endgame, para Avengers telah berupaya mengembalikan garis waktu seperti semula. Namun upaya tersebut sepertinya gagal. Kini garis waktu MCU tidak dalam kondisi baik setelah apa yang terjadi. Dalam film tersebut, diceritakan bahwa para Avengers melakukan perjalanan waktu kembali ke masa lalu dan mengubah sejarah dengan cara yang “halus”. Masalahnya, apa yang mereka lakukan malah mengakibatkan munculnya garis waktu alternatif.

Dalam garis waktu yang baru (yang tidak sengaja tercipta), Captain America dari garis waktu tahun 2019 memberi tahu Captain America dari masa lampau bahwa Bucky masih hidup. Selain itu, Captain Amerika dari garis waktu tahun 2019 juga memberi tahu bahwa dirinya adalah Hydra kepada Brock Rumlow, padahal hal itu tidaklah benar. Kemudian dalam Endgame, Ant-Man dan Iron Man secara tidak sengaja membiarkan Loki kabur dengan Tesseract. Selain itu, film Endgame juga memperlihatkan saat Nebula dari garis waktu tahun 2019 membunuh Nebula dari masa lalu.


Walau Captain America telah mencoba membereskan kekacauan garis waktu dengan mengembalikan Infinity Stones ke tempat semestinya, namun kerusakan garis waktu sudah terjadi dan mungkin tidak bisa diperbaiki. Dan berdasarkan apa yang dikatakan sutradara Joe Russo dan Anthony Russo, Captain America memang menciptakan garis waktu baru yang sama sekali berbeda, saat ia memutuskan untuk tinggal di masa lalu.

Oleh sebab itu mengapa perjalanan waktu akan memegang elemen penting dalam phase 4 di MCU. Kesalahan yang Avengers lakukan akan memiliki efek domino. Pelarian Loki sendiri hampir pasti akan diceritakan di serialnya mendatang. Bahkan ketika Avengers mengembalikan setengah populasi dari alam semesta, Avengers mungkin telah menyebabkan kekacauan baru.

Kang the Conqueror Dapat Lakukan Debut di MCU


Dari celah baru yang diciptakan oleh Avengers, Kang the Conqueror dapat masuk. Villain yang super kuat ini memiliki senjata utama yaitu kekuatan waktu. Dia dengan bebas melakukan perjalanan antara masa lalu dan masa depan, dan memanipulasi sejarah manusia untuk tujuannya sendiri. Dia pernah memerintah di Mesir sebagai dewa. Bahkan Kang the Conqueror pernah memerintah di masa depan. Tidak peduli berapa kali Kang berhasil dikalahkan dan terbunuh, akan selalu ada versi lain dari dirinya yang siap menyerang Avengers saat mereka tidak menduganya.

Peristiwa Endgame dapat dengan mudah menjadi jalan masuk bagi Kang di MCU. Mungkin Endgame akan menjadi kisah awal kemunculannya. Ketika Kang muda melihat bagaimana Avengers mampu memanipulasi waktu untuk mencapai tujuan yang mustahil, Kang mungkin akan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama, yaitu memanipulasi waktu. Atau mungkin Kang selalu beraksi secara bersembunyi hingga akhirnya apa yang dilakukan oleh Avengers membuatnya terancam, hingga akhirnya ia mengungkapkan dirinya. Bisa jadi peristiwa di Endgame menjadi pemicu dari hal besar yang akan Kang lakukan.

Sekarang, Marvel memiliki akses penuh terhadap karakter-karakter seperti Fantastic Four. Maka sangat masuk akal jika Marvel memiliki rencana untuk Kang, di tahun-tahun yang akan datang. Kang tentunya sangat cocok muncul di MCU setelah film Endgame.

Memiliki Koneksi dengan Reed Richards, Iron Lad, dan Lainnya


Kang tidak hanya kuat dan tidak dapat diprediksi, namun ia memiliki beberapa koneksi dengan karakter lain yang membuatnya menjadi karakter penting. Kang bisa menjadi sosok yang menyatukan banyak franchise Marvel. Kang pada dasarnya adalah sosok yang dekat dengan Fantastic Four, di mana Kang memulai debutnya di Marvel Universe lewat komik Fantastic Four #19.

Tapi Kang juga menjadi salah satu villain Avengers paling ikonik sepanjang masa. Kang juga memiliki hubungan dengan X-Men, di mana Kang pernah mempersiapkan Apocalypse untuk menjadi penggantinya. Bahkan Kang juga dekat dengan Inhumans, di mana Kang menjadi ayah angkat Black Bolt.

Dan yang terakhir, Kang juga memiliki kedekatan dengan Young Avengers. Marvel sendiri telah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka akan segera memperkenal Young Avengers dalam waktu dekat. Serial Hawkeye sendiri diaporkan akan menampilkan penerus Hawkeye yaitu Kate Bishop, dan film Endgame telah memperkenalkan versi yang lebih tua dari putri Scott Lang yaitu Cassie.

TIm Young Avengers asli sendiri dibentuk oleh Iron Lad, yang kebetulan adalah versi muda dan idealis dari Kang the Conqueror. Debut MCU Kang tentunya sangat mungkin terjadi. Tentunya ini akan menjadi keuntungan bagi Marvel Studios ketika mereka memperkenalkan Kang the Conqueror, di mana Marvel Studios dapat menciptakan universe yang lebih besar dari sebelumnya.

Avengers Endgame Jadi Sebab Kemunculan Kang, Kok Bisa?

Liputan Bioskop 88 Reply 08:44

 Avengers Endgame Jadi Sebab Kemunculan Kang, Kok Bisa?  Dalam film Avengers: Endgame , para Avengers telah berupaya mengembalikan garis wak...

Search

Blog Archive