
Sebuah foto dari lokasi syuting Mission: Impossible 7 menunjukkan sekilas tentang akan adanya adegan aksi yang dilakukan di pegunungan. Foto tersebut diposting oleh sang sutradara yaitu Christopher McQuarrie di akun Instagramnya. Terlihat bahwa sebuah jalan dibangun di atas pengunungan. McQuarrie lantas memberi caption pada fotonya dengan bertuliskan “Action… # MI7 Day 1.”. Caption tersebut menunjukkan bahwa hari ini adalah hari pertama mereka kembali memulai syuting setelah sebelumnya tertunda karena pandemi COVID-19.Ujung jalan dalam gambar tersebut berakhir menanjak dan mengarah langsung ke gunung yang jauh. Mungkin jalan tersebut belum sepenuhnya dibangun. Besar kemungkinan Tom Cruise yang kembali memerankan Ethan Hunt dalam Mission: Impossible 7 akan kembali melakukan aksi berbahaya tanpa bantuan dari stuntman. Cruise memang menjadi salah satu aktor yang selalu berdedikasi penuh terhadap berbagai stunts dalam filmnya.Cruise bahkan tidak pernah takut dalam memerankan suatu karakter dalam film aksi. Dia selalu mengerjakan berbagai adegan berbahaya tanpa bantuan seorang pemeran pengganti. Di film Mission: Impossible – Fallout, Cruise bahkan sempat untuk belajar menerbangkan helikopter demi salah satu adegan yang ada di film tersebut.
Melihat berbagai aksi berbahayanya, sangat wajar jika sekarang Cruise mencoba batas baru yang akan ia lakukan dengan melakukan syuting di pegunungan.Mission: Impossible 7 sepertinya akan lebih memberikan hal yang mendebarkan dan penuh aksi dari seri sebelumnya. Bahkan selama jeda masa produksinya, sebuah gambar memperlihatkan saat aktris Rebecca Ferguson mendapatkan pelatihan khusus untuk menggunakan senapan laras panjang yang cukup besar.Tentu itu menjadi pertanda bahwa filmnya akan lebih banyak menampilkan berbagai adegan aksi. Film Mission: Impossible 7 sendiri akan rilis pada 19 November 2021. Jadi McQuarrie dan timnya memiliki waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan filmnya.
Sebuah foto dari lokasi syuting Mission: Impossible 7 menunjukkan sekilas tentang akan adanya adegan aksi yang dilakukan di pegunungan. ...

Salah seorang penulis dari THR melaporkan bahwa Ray Fisher yang memerankan Cyborg sedang dalam tahap pembicaraan untuk memerankan kembali karakternya di film The Flash. Ray Fisher sendiri saat ini masih berseteru dengan Warner Bros. Namun masih harus dilihat apakah perseteruan itu akan berdampak pada kemunculan Cyborg di film The Flash atau tidak. Para penggemar tentunya akan senang melihat Cyborg muncul di film The Flash. Apalagi sejak Victor dan Barry Allen bersama-sama di film Justice League.Perseteruan antara Ray Fisher dan Warner Bros sebenarnya masih terus terjadi sampai saat ini. Fisher telah berbicara secara terbuka dengan kepala DC Films, yaitu Walter Hamada, serta salah satu produser di DC yaitu Geoff Johns. Perseteruan ini yang membuat semuanya semakin sulit, dan mungkin tidak dapat diselesaikan dengan mudah. Fisher sendiri sebelumnya secara terbuka mengungkapkan pengalamannya, yang membuat Warner Bros seperti “orang jahat”.Walau masih belum dipastikan apakah Cyborg akan muncul dalam film The Flash atau tidak, namun Cyborg telah dipastikan kembali di film Justice League Snyder Cut. Dari enam pahlawan Justice League, hanya empat pahlawan yang memiliki masa depan yang cerah di DCEU, sementara sisa lainnya masih belum diketahui nasib pastinya. Empat pahlawan yang masih memiliki masa depan cerah adalah Aquaman, Wonder Woman, Batman dan Flash. Aquaman akan segera mendapatkan film sekuelnya, sementara film sekuel Wonder Woman akan dapat kita saksikan sebentar lagi.Sementara Batman dan Flash akan segera mendapatkan film solonya. Fisher sendiri adalah sosok yang sangat pro terhadap Zack Snyder. Tentu saja Fisher mendukung Synder karena Snyder adalah sosok yang memilih Fisher untuk memerankan karakter Cyborg. Hingga saat ini, masih belum ada tanda-tanda jika Warner Bros akan menggarap film Cyborg. Padahal seluruh anggota Justice League lainnya telah memiliki film solonya sendiri. Kita tunggu aja ya Geeks gimana nasib Cybrog di DCEU.
Salah seorang penulis dari THR melaporkan bahwa Ray Fisher yang memerankan Cyborg sedang dalam tahap pembicaraan untuk memerankan kembali...

Apakah sosok King Ghidorah bisa kembali muncul di MonsterVerse? Itulah pertanyaan yang muncul pasca kekalahannya dalam film Godzilla: King of the Monsters. Dalam film tersebut, diceritakan bahwa Godzilla bertarung dua kali melawan King Ghidorah. Pertama adalah pada saat ribuan tahun yang lalu, dan yang kedua adalah di era modern sekarang.Setelah pertarungan kedua Ghidorah melawan Godzilla, Monarch kemudian mengetahui sebuah fakta yang mengejutkan tentang Ghidorah. Sama seperti monster produksi Toho lainnya, Ghidorah ternyata adalah alien. Ghidorah pergi ke bumi ribuan tahun yang lalu dan kalah dalam pertarungannya melawan Godzilla.Ghidorah kemudian membeku di wilayah Antartika sampai Jonah dan kru teroris menemukan lokasi Ghidorah dan mencoba untuk membangkitkannya, dengan bantuan Dr. Emma dan juga alat komunikasi para monster, the Orca. Ghidorah merupakan rencana pertama dari rencana besar kelompok teroris tersebut untuk melepaskan atau membangkitkan kaiju dan monster lainnya yang ada di bumi.Tujuannya hanya satu, yaitu kelompok tersebut meyakini bahwa bumi bukanlah milik manusia melainkan milik para kaiju. Beruntung, bumi berhasil diselamatkan setelah Godzilla muncul dan berhasil mengalahkan monster berkepala tiga tersebut. Juga berkat bantuan dari Mothra, Godzilla berhasil menghancurkan Ghidorah dengan serangan nuklir kejut miliknya.Ghidorah memang diperlihatkan sudah tewas, tapi ada potensi dia kembali ke MonsterVerse saat bagian kepala dari Ghidorah yang hancur akibat pertarungan kedua melawan Godzilla muncul di post-credit scene. Pertanyaannya adalah bagaimana Ghidorah bisa kembali hidup, dengan hanya bermodalkan kepalanya saja? Jawabannya ada pada cerita origin dari Ghidorah yang disampaikan sang sutradara, Mike Dougherty.Dougherty memberikan sebuah petunjuk mengenai cerita masa lalu Ghidorah yang merupakan alien, dan menurutnya hal itu bisa menjadi jalan kemunculan kembali Ghidorah. Dalam sebuah wawancara dengan FreshFiction, Dougherty menjelaskan bahwa “apapun mungkin saja terjadi”, mengingat struktur biologis yang dimiliki oleh Ghidorah, apalagi “dia tidak memiliki hukum alam yang sama dengan kita.” Dengan kata lain Dougherty mencoba menjelaskan bahwa Ghidorah mungkin belum benar-benar tewas.Kembali bangkit dari kematian dari hanya sekedar potongan kepala mungkin dirasa tidak masuk akal oleh kita, dan tidak akan pernah terjadi bagi makhluk hidup yang memang “lahir” di bumi. Tapi, Ghidorah bukanlah makhluk hidup yang berasal dari bumi. Struktur biologisnya juga berbeda dengan makhluk hidup bumi, yang artinya Ghidorah bisa kapan saja dibangkitkan/bangkit dari kematiannya.Cerita masa lalu Ghidorah sebagai alien sendiri merupakan kunci penting dari karakternya di MonsterVerse ini. Bahkan, hal ini juga menjadi hal penting dalam perannya di KOTM. Akibat ketidak tahuan para villain manusia tentang siapa Ghidorah sebenarnya, yang membuat rencana besar mereka akhirnya lepas kendali. Mereka meyakini bahwa Ghidorah akan mengikuti hukum alam yang ada, tanpa disadari bahwa sebenarnya Ghidorah adalah alien. Ghidorah tidak peduli terhadap bumi.Jika kemudian Ghidorah benar-benar kembali ke MonsterVerse, ada kemungkinan jika dia 100% akan kembali ke wujud aslinya, atau dia akan muncul dalam bentuk atau form berbeda. Karakter yang dimaksud adalah Mecha-King Ghidorah. Monster yang berasal dari film Toho era Heisei ini merupakan versi tobot dari Ghidorah – mirip seperti Mechagodzilla.Meskipun dia adalah alien yang bisa saja kembali hidup, Ghidorah tetap membutuhkan bantuan manusia untuk membuatnya kembali hidup. Dan untuk pertanyaan kapan dia akan kembali, bisa jadi dia akan kembali di film Godzilla vs. Kong yang akan datang. Mecha-King Ghidorah bisa digambarkan menjadi sekutu bagi Mechagodzilla. Atau Legendary Pictures bisa saja menghadirkannya di film Godzilla 3.
Apakah sosok King Ghidorah bisa kembali muncul di MonsterVerse? Itulah pertanyaan yang muncul pasca kekalahannya dalam film Godzilla: Ki...

Franchise The Exorcist bersiap untuk kembali bersinar. Deadline melaporkan bahwa salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Morgan Creek Entertaintment (selain serial Dead Ringers) adalah reboot dari The Exorcist. Menariknya, salah satu informasi yang diberikan adalah jadwal rilisnya, di mana mereka akan merilis film tersebut pada tahun 2021 mendatang. Hal itu terasa cukup mengejutkan mengingat film ini barus saja diumumkan.Belum ada film dari franchise ini yang rilis sejak tahun 2005. Tapi walau begitu, franchise ini tidak sepenuhnya berhenti selama 15 tahun terakhir. Fox sendiri pernah memilih untuk me-reboot The Exorcist sebagai sebuah serial pada tahun 2016 dan serialnya berhasil bertahan hingga dua musim. Jadi ini adalah waktu yang tepat untuk menghidupkan kembali franchise horor terkenal yang telah lahir lebih dari 30 tahun lalu.Belum ada informasi terkait sutradara, para pemain dan apakah ceritanya akan terkait dengan film-film sebelumnya. Pertanyaan terbesar yang muncul adalah bagaimana film ini akan dibuat, mengingat tren film horor yang sudah berubah. Mungkin filmnya nanti akan berubah mengikuti arah yang lebih modern. Terlepas dari itu, The Exorcist tentunya akan menjadi salah satu film horor paling populer di tahun 2021 mendatang.Film The Exorcist original adalah salah satu film horor terbaik sepanjang masa. Filmya disutradarai oleh William Friedkin dari naskah garapan William Peter Blatty. Film tersebut tayang perdana pada tahun 1973 dan menjadi film yang sukses mendapatkan keuntungan besar di box office. Bahkan film tersebut sempat masuk dalam nominasi Oscar dalam kategori Best Adapted Screenplay dan Best Sound Mixing.
Franchise The Exorcist bersiap untuk kembali bersinar. Deadline melaporkan bahwa salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Morgan Cr...

Olivia Wilde telah ditunjuk untuk mengarahkan sebuah film Spider-Man tanpa judul untuk Marvel dan Sony. Deadline menyebutkan bahwa Wilde akan menyutradarai sebuah film yang berpusat pada seorang wanita. Dengan munculnya berita ini, banyak yang berspekulasi bahwa Wilde akan mengarahkan sebuah film yang berfokus pada Spider-Woman. Sony sendiri masih belum mengomentari berita tersebut, dan masih belum bisa dipastikan bahwa film tersebut akan menceritakan Spider Woman atau bukan.Apapun filmnya, Wilde akan menulis naskahnya dengan rekan penulisnya yaitu Katie Silberman. Sementara Amy Pascal akan memproduseri film ini bersama dengan Rachel O’Connor. Film ini akan menjadi film superhero wanita ketiga setelah film Black & Silver yang sampai sekarang masih tertahan, dan film Madame Web yang akan digarap oleh S.J. Clarkson. Hanya saja, masih belum diketahui film mana yang akan terlebih dahulu dirilis.Meskipun Spider Woman berpotensi kuat menjadi film yang akan digarap oleh Wilde, tetapi ada kemungkinan lain jika Wilde akan mengerjakan sebuah film lain yang masih berkaitan dekat dengan Spider-Man. Mungkin Wilde akan menggarap film Spider Gwen, karakter yang menjadi favorit penggemar setelah melakukan debut layar lebar lewat film Spider-Man: Into the Spider-Verse.Memang telah ada pembicaraan tentang memberikan kesempatan Spider Gwen sebuah film solonya sendiri sejak film Spider-Man: Into the Spider-Verse meraup banyak sekali keuntungan di box office. Wilde juga berhasil mendapatkan kesuksesan besar dalam film Booksmart yang ia sutradarai. Jadi tentunya Wilde adalah sutradara wanita yang sempurna untuk mengarahkan film Spider Gwen ataupun Spider Woman. Mudah-mudahan aja ya Geeks Marvel dan Sony akan segera mengumumkan detail lebih lengkap terkait filmnya.
Olivia Wilde telah ditunjuk untuk mengarahkan sebuah film Spider-Man tanpa judul untuk Marvel dan Sony. Deadline menyebutkan bahwa Wilde...

Terlepas dari buruknya film sekuel Matrix, The Matrix 4 masih memiliki prospek yang baik dari franchise ini yang akan menyaingi film pertamanya. Seperti yang sudah banyak ketahui, Matrix bercerita tentang sebuah ras mesin di masa depan yang mencoba untuk mengambil alih dunia manusia. Neo, kemudian terpilih sebagai “The One” yang akan menyelamatkan dunia manusia dari serangan ras mesin tersebut.Di sepanjang tiga filmnya, Neo berusaha keras untuk mengalahkan program jahat dari The Matrix, juga rasa ragu dalam dirinya disaat dia mencoba untuk menguasai seluruh kemampuannya dan juga takdirnya sebagai sang penyelamat. Meskipun film pertamanya dianggap sebagai sebuah maha karya, sayangnya The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolution tidak mendapatkan tanggapan yang sama.Sekuel The Matrix Sangat Buruk
Pada 1999, saat pertama kali film Matrix dirilis, tidak butuh waktu lama bagi filmnya untuk diterima dan menjadi film blockbuster sukses di kala itu. Dengan sang sutradara Wachowski bersaudara memiliki tujuan untuk membuat filmnya menjadi sebuah franchise besar, ketika mereka mengumumkan dua sekuel filmnya para penonton tidak sabar untuk menantikan karya mereka selanjutnya.Beruntung, kedua filmnya dilakukan secara serempak dari Maret 2001 sampai Agustus 2002 dan dirilis dengan perbedaan jadwal perilisan sebanyak enam bulan pada 2003. Sayangnya, kedua film sekuel tersebut tidak mendapatkan ulasan yang menarik, baik dari para kritikus maupun dari para penonton. Dan filmnya bahkan tidak bisa mencapai target penjualan.Sekuel film tersebut seharusnya menjadi jalan untuk lebih menggali lebih dalam tentang simulasi Matris dan berbagai kisah lainnya yang ada dalam cerita, namun yang terjadi, kedua filmnya dianggap buruk berkat efek CGI yang dianggap terlalu “kartun.” Juga kedua filmnya dikritik karena cerita yang berubah dari seharusnya. Dan suka tidak suka, akibat hal ini franchise Matrix bisa dibilang “hancur.” Reaksi awal dari pengumuman The Matrix 4 bahkan sangat beragam. Ada yang kecewa dan juga terkejut.The Matrix 4 Masih Dinantikan
Meskipun banyaknya komentar negatif terhadap sekuel filmnya, dalam beberapa bulan terakhir sudah mulai terlihat bagaimana para fans tidak sabar untuk menantikan filmnya. Sejauh ini, selain Keanu Reeves dan beberapa cast lama lainnya yang akan kembali ditambah dengan para cast baru yang cukup menarik perhatian, tidak banyak hal lainnya yang diketahui dari film ini.Banyak fans yang mulai berspekulasi tentang apa yang akan terjadi di filmnya, seperti apakah Neo akan tetap menjadi The One atau tidak, yang membuat film ini kembali dinantikan. Dan karena filmnya masih ada di tahap awal produksi, para fans saat ini hanya bisa berspekulasi dan berdiskusi tentang film dan ceritanya. Mungkin, di akhir 2020 atau awal 2021 mendatang Warner Bros akan memberikan sedikit petunjuk tentang filmnya.Mengapa The Matrix 4 Dinantikan
Selain kembalinya para cast lama dan munculnya cast baru di Matrix 4, elemen lainya yang membuat film tersebut dinantikan adalah jarak antara filmnya dengan dua film sekuel sebelumnya. Meskipun ada kekurangan di berbagai sisi, namun akan menjadi menarik bagi para fans untuk kembali mengulang filmnya dari awal sambil melihat ceritanya dari sudut pandang lain, sebelum kemudian menyaksikan film keempat ini.Setelah menyaksikan kembali filmnya, kita mungkin akan menemukan beberapa petunjuk yang akan berujung pada sebuah pertanyaan besar, yang kemungkinan akan bisa terjawab di film keempat nanti. Dan terakhir adalah adalah kepopuleran Keanu Reeves yang sedang berada di puncak berkat film John Wick, para fans akan senang melihat sang aktor kembali ke peran lamanya yang membawa Reeves ke jalur kesuksesan.Bagaimana Matrix 4 Menghindari Kesalahan Sekuel Sebelumnya
Satu hal yang membuat The Matrix banyak menjadi perbincangan dan meraih banyak pujian, adalah koreografi pertarungannya yang menarik dan juga dedikasi para cast dan tim produksi untuk lebih banyak menghadirkan elemen praktikal dibandingkan dengan bantuan CGI. Berbagai aspek tersebut menjadikan filmnya dikenal dan populer di mata publik, serta menjadi pengaruh terhadap industri perfilman modern.Matrix 4 perlu mencari cara agar bisa menyeimbangkan stunt yang nyata dengan ekeskusi sempurna dari CGI. Mungkin, jika diperlukan, Keanu Reeves bisa memberikan saran kepada sang sutradara dan juga stunt coordinator bagaimana alur produksi adegan aksi dari film John Wick. Mereka bisa belajar satu atau dua hal dari film tersebut.Hal yang juga harus diperhatikan di film Matrix 4 adalah terlalu bergantung pada tema filosofis. Film pertama di seriesnya sangat penuh dengan adegan filosofis dan juga simbolisme kompleks. Namun, semuanya dilakukan dan dieksekusi dengan sempurna, sambil juga tetap menghadirkan cerita yang mudah untuk diikuti dan berjalan sesuai dengan temanya.Sayangnya, di dua film sekuelnya, usaha mereka untuk menghadirkan cerita yang penuh dengan simbolis dan filosofis dan kompleks, justru menutupi narasi sebenarnya dari storytelling filmnya. Bukannya menjawab berbagai pertanyaan yang dimiliki para fans, justru kedua film tersebut malah semakin menambah pertanyaan yang ada di benak para fans.Matrix 4 juga perlu belajar dari film The Force Awakens dan Mad Max: Fury Road, bagaimana caranya untuk tidak mengulang kesalahan sekuel sebelumnya. Filmnya perlu berfokus pada cerita yang menarik perhatian para penonton, sebelum kemudian menghadirkan elemen-elemen dan aspek lainnya yang akan memperluas tema ceritanya. Bagaimana Geeks, apakah kalian sudah siap untuk menonton film Matrix 4?
Terlepas dari buruknya film sekuel Matrix, The Matrix 4 masih memiliki prospek yang baik dari franchise ini yang akan menyaingi film per...
Godzilla merupakan salah satu kaiju terkuat yang pernah ada, dan semua itu berkat kemampuan dahsyat yang dia miliki. Godzilla memiliki berbagai kekuatan yang dahsyat, tapi beberapa diantaranya dianggap unik karena tidak dimiliki oleh yang lain. Memang, kekuatan yang dimiliki oleh Godzilla tergantung kepada para pembuat film, bagaimana mereka coba untuk menggambarkan Godzilla.Di berbagai era yang berbeda, Godzilla mendapatkan penampilan dan kekuatan yang berbeda-beda. Sebagian besar karakter Godzilla yang ditampilkan di filmnya memang tetap sama, seperti bagaimana dia bermutasi akibat bom nuklir dan juga keseluruhan desainnya. Tapi, berikut ini adalah berbagai kemampuan Godzilla yang ditampilkan di filmnya.Atomic Breath
Atomic breath merupakan salah satu kekuatan yang menjadi ciri khas dari Godzilla, kekuatan yang sudah ada sejak monster ini pertama kali diperkenalkan pada 1954. Atomic breath juga selalu digunakan oleh Godzilla di berbagai film produksi Toho, dan juga tentunya versi terbaru di MonsterVerse. Atomic breath merupakan sebuah serangan sinar laser yang sangat kuat yang biasanya mengeluarkan cahaya berwarna biru.Godzilla melakukan hal ini dengan cara mengumpulkan energi radioaktif dalam tubuhnya yang kemudian dikeluarkan melalui mulutnya. Atomic breath jauh lebih berbahaya, jauh lebih dahsyat, dan lebih panas dibandingkan serangan api biasa. Buktinya adalah siapapun target yang terkena serangan ini akan langsung meleleh dan hancur. Menurut salah satu guidebook Godzilla menjelaskan bahwa suhu Atomic breath bisa mencapai 500.000 derajat celsius.Terbang
Atomic breath memang menjadi senjata andalan Godzilla untuk menghancurkan kapal terbang dan juga membuat musuhnya terluka, tapi dia juga memiliki kemampuan lainnya yang patut untuk diketahui. Pada film Godzilla vs. Hedorah yang dirilis pada 1971, diperlihatkan Godzilla sedang mengejar musuhnya. Dan untuk mempersingkat jarak dan waktu, dia kemudian mengarahkan atomic breathnya ke tanah.Hal yang dia lakukan tersebut membuatnya terlempar ke udara, membuat Godzilla untuk bisa terbang. Godzilla terus melakukan hal ini sampai dia tiba pada tujuannya. Sayangnya, kemampuan yang cerdas ini tidak pernah lagi dipergunakan.Manipulasi Benda Metal
Dalam film Godzilla vs. Mechagodzilla, sang kaiju harus menghadapi “versinya” sendiri dalam bentuk robot, dan terbukti Mechagodzilla bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukan. Godzilla dan King Caesar benar-benar kesulitan menghadapi Mechagodzilla sampai kemudian petir muncul. Setelah berulang kali tersambar petir, entah mengapa Godzilla tiba-tiba berubah menjadi sebuah medan magnet.Dengan kekuatannya itu, Godzilla mampu menarik berbagai benda yang terbuat dari material besi dan logam ke tubuhnya. Bahkan yang dahsyatnya adalah dia mampu menarik tubuh Mechagodzilla, yang tidak mampu untuk kabur dari medan magnet yang dihasilkan oleh Godzilla. Berkat kekuatan misterius ini, Mechagodzilla akhirnya berhasil dikalahkan. Ini merupakan pertama dan terakhir Godzilla menggunakan kekuatannya, dan jika MonsterVerse nanti memang akan mengadaptasi Mechagodzilla mungkin kita akan kembali melihat kemampuan ini.Regenerasi
Godzilla selalu memiliki kemampuan untuk sembuh lebih cepat dan mampu sembuh dari serangan apapun. Kemampuan ini menjadi elemen penting di serinya pada era 1990an. Diketahui bahwa sel milik Godzilla – yang disebut sebagai G-Cell atau sel G – memiliki kualitas regenerasi yang membuat tubuhnya untuk menyembuhkan secara mandiri dalam waktu singkat.Berbagai luka yang ada di tubuh Godzilla memang akan ada sebagai bentuk “trofi” atau bukti pertarungan yang dia hadapi. Tapi, luka tersebut akan menghilang ketika dia menghadapi monster lainnya. Sel Godzilla ini kemudian digunakan untuk menciptakan Biollante dan SpaceGodzilla, dan karena hal inilah kedua monster tersebut sangat sulit untuk ditaklukan.Gelombang Nuklir
Bom atom adalah penyebab utama terciptanya Godzilla – setidaknya dalam kebanyakan versi – dan akibat hal tersebut Godzilla bermutasi dan membuatnya memiliki kekuatan radioaktif. Atomic breath adalah contoh nyata bagaimana energi radioaktif dikumpulkan dan ditembakan melalui mulutnya. Tapi, dalam film Godzilla vs Biollante diperlihatkan bahwa energi radioaktif tidak hanya bisa digunakan untuk menembakan atomic breath saja.Jika Godzilla butuh sebuah serangan yang memiliki daya jangkau yang lebih luas dibandingkan atomic breath, maka dia bisa menggunakan kemampuan gelombang nuklir (nuclear pulse). Konsepnya sama seperti atomic breath, hanya yang dihasilkan oleh Godzilla adalah gelombang energi atom. Gelombang tersebut akan menghancurkan apapun yang ada di depannnya. Kemampuan ini sempat diperlihatkan di King of the Monsters, ketika Godzilla “berubah” menjadi ‘burning Godzilla’ dia kemudian menggunakan dua kali gelombang nuklir untuk menghabisi Ghidorah.Sinar Panas Spiral
Baik Godzilla versi Heisei maupun Millenium, keduanya memiliki kemampuan untuk mengakses kekuatan ini. Sinar panas spiral ini pertama kali diperkenalkan dalam film Godzilla vs King Ghdiorah, ketika Godzilla menyerang Ghidorah dengan sebuah sinar laser berwarna biru yang dikelilingi oleh spiral yang berbentuk seperti kilatan petir. Saat akan mempersiapkan serangan ini, bagian duri belakang Godzilla akan mengeluarkan sinar berwarna biru. Karena cukup kuat untuk menghancurkan salah satu kepala Ghidorah, artinya kekuatan ini lebih dahsyat dari atomic breath.Serangan ini kembali diperlhatkan dua tahun kemudian dalam Godzilla vs Mechagodzilla II, ketika Godzilla hampir tewas akibat serangan harpun listrik yang digunakan Mechagodzilla untuk menyerang titik lemah Godzilla: otak keduanya. Rodan kemudian datang dan berhasil menyelamatkan Godzilla, serta memberikan sebagian besar energi kehidupannya kepada Godzilla.Yang tidak disadari oleh Mechagodzilla adalah, kekuatan tersebut ternyata juga memberikan peningkatan kekuatan sinar laser milik Godzilla. Secara visual serangannya mirip seperti yang dilakukan kepada Ghidorah, hanya saja warnanya merah dan bukan biru. Secara keseluruhan, sinar panas spiral ini sudah mengalahkan tiga musuh utama Godzilla: Mechagodzilla, SpaceGodzilla, dan Destoroyah.Sinar Atom
Shin Godzilla menyuguhkan kepada para penonton sebuah perbedaan yang sangat drastis dari Godzilla, dimana sang kaiju tersebut memiliki lebih banyak kemampuan dibandingkan versi-versi sebelumnya. Yang paling mencolok adalah kemampuan untuk menembakan sinar atom (atomic rays), yang bukan hanya bisa ditembakan dari mulutnya tapi dari seluruh badannya. Godzilla bisa menembakan beberapa serangan sinar atom secara bersamaan dari ujung ekornya dan dari duri-duri di punggungnya.Bisa Merubah Tubuhnya
Seperti yang disebutkan di atas, Shin Godzilla memberikan banyak perubahan baru terhadap Godzilla. Selain sinar atom, dia juga mampu bertransformasi. Di awal filmnya, diperlihatkan bahwa dia dulunya hanyalah seekor belut rakasasa. Tubuhnya kemudian beradaptasi terhadap situasi tertentu yang membuatnya berubah beberapa kali. Perubahan tersebut kemudian sampai pada bentuk yang kita kenal sekarang sebagai Godzilla. Disebutkan di filmnya, jika perubahan atau transformasi Godzilla ini terus berlanjut maka Godzilla kemungkinan akan memiliki sayap.
Godzilla merupakan salah satu kaiju terkuat yang pernah ada, dan semua itu berkat kemampuan dahsyat yang dia miliki. Godzilla memiliki be...